Penyediaan cadangan lahan (landbank) merupakan salah satu isu penting di
balik permasalahan penyediaan rumah murah bagi masyarakat. Hal itu
diungkapkan oleh Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estat Indonesia
Batam/Kepri, Mulya Pamadi.
Mulya mengungkapkan, para pengembang membutuhkan lahan dengan harga
terjangkau ketika akan mengembangkan sebuah kawasan permukiman khususnya
permukiman murah. Kenyataannya, mereka kesulitan menemukan lahan dengan
harga yang masuk akal.
"Saat ini susah menemukan lahan dengan harga murah. Padahal untuk
membangun perumahan murah, kita juga harus menemukan tanah yang harganya
murah juga," kata Mulya di Jakarta, Rabu (19/6).
Keadaan ini, lanjutnya, berbeda dengan yang terjadi di negara tetangga,
Malaysia. Dikatakannya, pengembang yang akan mengembangkan perumahan
murah dapat membeli lahan dari pemerintah dengan harga terjangkau.
"Meskipun tetap harus beli, tetapi harganya terjangkau, dan memang
pemerintah di sana menyediakan lahan itu untuk perumahan murah," terang
dia.
Mulya yakin, jika masalah landbank terselesaikan, maka masalah
penyediaan rumah murah bagi masyarakat khususnya yang berpendapatan
rendah dapat berangsur terselesaikan.
"Kalau tidak ada lahan murah, kami tidak sanggup membuat rumah dengan
harga semurah-murahnya seperti yang diharapkan pemerintah," pungkas dia.
Sumber : http://www.rumah.com/berita-properti/2013/6/4433/ternyata-ini-hambatan-penyediaan-rumah-rakyat?utm_source=forum-kaskus-post&utm_medium=content&utm_campaign=forum-posts-May2013&utm_content=news
Tidak ada komentar:
Posting Komentar